Untuk bantuan fast response, silakan hubungi melalui WhatsApp di 085854594178. Kami sangat terbuka untuk pihak lain yang ingin menjadi distributor/reseller. Terima kasih.

Bagaimana Menyusun Proposal Usaha yang Menarik?


21 February 2019 - Kategori Blog
Menulis proposal usaha yang menarik

Menulis proposal usaha yang menarik

Proposal lebih dari sekedar tanda tangan dan pencairan dana. Lebih dari itu, proposal bisa membuka lebih banyak peluang dalam hal relasi bisnis, pendanaan, kerja sama, promosi, dan masih banyak lagi.

Kendala para pelaku IKM (Industri kecil menengah) maupun UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) adalah keterbatasan dalam membuat atau penyusunan sebuah proposal usaha, sedangkan hal ini sangat penting karena hampir setiap kegiatan pengajuan bantuan finansial ataupun hibah alat diperlukan pengajuan proposal usaha.

Proposal usaha sendiri berfungsi sebagai media yang menjelaskan profil suatu usaha. Tak sampai di situ saja. Proposal tersebut juga berfungsi sebagai permohonan kepada pihak tertentu agar mau memberi sejumlah bantuan atau kebutuhan kepada si pembuat proposal. Adapun salah satu kebutuhan atau bantuan yang diminta biasanya berupa modal yang kelak dipakai si pembuat proposal usaha dalam menjalankan usahanya.

Tulislah Proposal Usaha Secara Singkat dan Jelas

Untuk menulis proposal secara singkat dan jelas, anda harus tentukan lebih dulu poin-poin apa saja yang hendak disampaikan. Setelah itu, barulah menyampaikan poin-poin tersebut satu per satu dengan gaya bahasa yang singkat, jelas, dan sederhana. Dengan begitu, proposal usaha yang anda tulis pasti akan jauh lebih singkat dan jelas, serta dapat dengan mudah dipahami orang lain.

Sebelum membuat tulisan untuk proposal, anda juga harus tahu siapa yang akan target pembaca. Untuk memudahkan dalam menentukan sesederhana apa gaya bahasa yang akan dipakai dalam proses penulisan proposal usaha anda.

Gunakan Gambar atau Infografik dalam Proposal Usaha yang Kamu Buat

Menambahkan elemen visual dalam proposal adalah metode lain agar proposal usaha tambah menarik. Adapun elemen visual yang bisa anda tambahkan berupa gambar atau infografik. Selain agar lebih terlihat menarik, adanya elemen visual juga akan membantu anda lebih mudah dalam menyampaikan isi proposal usaha anda.

Hindari Kata-Kata yang Berlebihan

Anda harus menggunakan kata-kata secukupnya sesuai dengan kebutuhan. Gaya bahasa yang sederhana dan mampu dimengerti semua orang.

Menghindari Salin Tempel (Copy Paste) dan Salah Ketik

Menjadikan proposal usaha orang lain sebagai referensi adalah hal yang wajar. Namun, bukan berarti anda bisa seenaknya menyalin tempel isi proposal orang lain tersebut. Menyalin tempel isi proposal orang lain akan membuat proposal usaha anda akan dicap plagiat dan pastinya akan diabaikan orang lain. Anda harus bisa membuat proposal usaha yang mempunyai gaya penulisan dan isi yang jauh berbeda dari proposal yang menjadi referensi anda.

Tulislah Proposal Usaha dengan Menggunakan Gaya Bahasa yang Persuasif dan Buatlah Orang Lain Tahu Maksud anda

Meskipun banyak berisi pembahasan dan informasi usaha, sebisa mungkin harus menggunakan bahasa yang persuasif untuk usaha anda. Bahasa yang persuasif akan mampu membujuk orang yang membaca proposal anda. Dengan begitu, mereka akan tertarik membaca proposal anda bahkan akan memberikan sejumlah bantuan atau permintaan yang anda ajukan dalam proposal usaha yang anda buat.

Buatlah Kerangka Proposal

Membuat kerangka proposal sangat penting dalam membantu anda membuat proposal usaha. Kerangka proposal akan membuat anda lebih mudah dalam menyusun dan mengembangkan proposal usaha yang akan anda buat.

1. Cover Depan

a. Desain yang Eye Catching
b. Logo
c. Informatif

2. Pendahuluan

a. Latar belakang
b. Sejarah berdirinya usaha
c. Visi dan misi

3. Aspek organisasi dan management

a. Profil perusahaan
-nama perusahaan,
-nama pemilik/pimpinan,
-alamat kantor dan tempat usaha,
-struktur organisasi (jabatan, jumlah pegawai atau staf, deskripsi pekerjaan masing-masing, dan penggajian)
-bentuk badan hukum (jika berbentuk badan hukum)
b. Perizinan
c. Timeline perusahaan

Karena investor ingin tahu seberapa cepat mereka akan mendapat keuntungan, jadwal pelaksanaan usaha atau bisnis yang ditawarkan harus jelas. Anda harus melakukan perhitungan yang matang untuk menentukan periode setiap kegiatannya.

d. Perincian inventaris

4. Aspek produksi

a. Produk
b. Proses produksi

5. Aspek Pemasaran

Peranan marketing sangat krusial dan menjadi senjata yang sangat ampuh dalam berperang dalam dunia bisnis. Anda harus membuat perencanaan pemasaran dengan sangat matang.

a. Gambaran Umum Pasar
Tentukan siapa segmen dan target pasar Anda. Buat sedetail mungkin, misal: perempuan, usia muda dewasa (21-25 tahun), berdomisili di kota besar, berpenghasilan lebih dari Rp4.000.000,00 per bulan, dan sebagainya. Selain itu, Anda harus pandai menempatkan bisnis Anda di antara pesaing sejenis lainnya yang sudah lebih dulu ada.

b. Permintaan dan Penawaran
Dengan melakukan survei, buat estimasi permintaan dan penawaran terhadap produk yang Anda tawarkan. Buat perkiraan dalam beberapa periode mendatang, sesuaikan dengan beberapa faktor seperti kenaikan jumlah penduduk, tren gaya hidup, dan lain-lain. Sertakan juga peluang dan pangsa pasarnya.

c. Strategi Pemasaran
Be creative.  Anda harus kreatif dalam menentukan strategi pemasaran yang pas dan sesuaikan dengan budaya target pasar. Yang terpenting, Anda tidak mengabaikan objektivitas dengan bantuan analisa SWOT.

6. Aspek Keuangan

Business is all about the money anyway. Aliran keuangan adalah hal yang paling disoroti. Cantumkan sumber dana lengkap dengan jumlah serta perinciannya, biaya-biaya yang nanti akan dikeluarkan hingga proses pascaproduksi, serta perhitungan proyeksi keuntungan yang akan didapat. Semakin rinci dan logis perhitungan yang diberikan, investor tentu akan semakin tertarik.

Nah itu tadi tips-tips untuk membuat proposal usaha bagi pelaku usaha IKM dan UMKM, selamat mencoba ya… tetap semangat 💪💪

Stephany Karina, STP
IG: stephany_karina
www.ikmbatu.com

,